Perkiraan waktu membaca artikel ini: 2 minutes

RUANGANGKASA.COM – Pada Senin 21 Desember 2020 nanti akan terjadi fenomena langit yang sangat jarang terjadi, bahkan untuk dapat melihatnya kembali butuh waktu 20 tahun hingga 4 abad lagi. Fenomena langit yang dapat kita amati di belahan langit barat Bumi selepas Matahari terbenam. Jika cuaca cerah, langit tidak mendung atau berawan kita akan dapat mengamati penampakan planet Jupiter dan Saturnus yang sangat dekat atau dikenal sebagai fenomena super konjungsi.

Kedekatan diantara benda-benda langit pada saat konjungsi bukan berarti benar-benar dekat di ruang angkasa, namun ini hanyalah tentang perspektif kita dari Bumi saja. Seperti halnya fenomena yang akan kita lihat ini, Jupiter dan Saturnus masih akan terpisah sejauh 11,1 miliar kilometer jauhnya di ruang angkasa.

konjungsi-super-jupiter-saturnus
Ilustrasi konjungsi super Jupiter dan Saturnus. Kredit gambar infoastronomy.org

Fenomena ini disebut “super konjungsi”, itu tandanya konjungsi kali ini tidaklah biasa. Terjadi setiap 20 tahun sekali, Jupiter dan Saturnus akan “bertemu” di langit dalam pandangan dari Bumi. Menurut EarthSky.org, mereka hanya akan terpisah sejauh 6 detik busur, sangat dekat sehingga mungkin akan terlihat bagai satu bintang tunggal kalau diamati dengan mata telanjang.

Cara terbaik untuk dapat melihat super konjungsi antara Jupiter dan Saturnus secara jelas tentu membutuhkan sebuah teleskop dengan pembesaran setidaknya 75x. Jika tanpa teleskop kita hanya akan melihat kedua planet ini bagaikan bintang di langit. Hal ini juga karena jarak rata-rata Bumi ke Jupiter adalah 628 juta kilometer, sementara jarak rata-rata Bumi ke Saturnus adalah 1,2 miliar kilometer. Meskipun Jupiter dan Saturnus merupakan planet terbesar di Tata Surya ini, namun tetap saja dengan jarak sedemikian jauhnya tetap akan membuat keduanya terlihat seperti bintang terang di langit Bumi.

Baca juga: Memilih Teleskop Bintang dan Rekomendasi Teleskop Terbaik untuk Pemula

Super konjungsi antara Jupiter dan Saturnus yang akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2020 nanti akan terulang kembali pada 24 Agustus 2417, jadi jika ingin melihat kembali perlu menunggu 4 abad lamanya, dan tidaklah mungkin kita dapat melihatnya di tahun tersebut. Jadi jangan sampek kehilangan kesempatan untuk dapat melihat fenomena langit ini. Persiapkan teleskopmu jika mendukung sambungkan dengan kamera DSLR atau smartphone dan abadikan kedekatan antara Jupiter dan Saturnus ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini