Mengenal Bintang UY Scuti, Bintang Terbesar Di Alam Semesta Saat Ini

RUANGANGKASA.COM – Bintang merupakan salah satu benda langit yang mengiasi langit malam. Bintang mampu mengeluarkan cahayanya sendiri tanpa bantuan dari benda lain luar angkasa. Ukuran bintang bermacam- macam, ada yang besar, ada yang kecil dan bahkan ada yang sangat besar. Di sistem tata surya kita sendiri ada banyak sekali bintang dan yang terbesar adalah matahari. Sementara planet bumi sendiri, sebagai planet yang kita tinggali tidak disebut dengan bintang sebab tidak bisa mengeluarkan cahaya sendiri.

Terima kasih telah membaca artikel ini, jangan lupa untuk berlangganan artikel!

Bintang UY Scuti bintang hyper raksasa merah

Bintang Uy Scuti sejauh ini merupakan bintang yang paling besar ukurannya yang pernah ditemukan oleh astronom. Namun sebelum itu, selama bertahun-tahun lamanya, bintang  VY Canis Majoris memegang predikat sebagai bintang terbesar di alam semesta. Sebelum akhirnya ditumbangkan oleh bintang raksasa lainnya, seperti WOH G64, Westerlunds 1-26 BKS AS, ataupun NML Cygni. Tahun 2016 bintang UY Scuti ditemukan oleh astronom, penemuan bintang satu ini mengeser posisi NML Cygni sebagai bintang terbesar di alam semesta. Setidaknya untuk saat ini, posisi bintang terbesar di alam semesta masih dipegang oelh bintang UY Scuti hingga sampai ditemukan lagi bintang yang lebih besar di galaksi kita, atau di galaksi lain, seperti Andromeda (galaksi terdekat dari Bima Sakti).

Mengenal Bintang UY Scuti, Bintang Terbesar Di Alam Semesta Saat Ini
Perbandingan UY Scuti dengan Matahari (Foto: Wikimedia Commons)

Bintang UY Scuti diperkiraan memiliki radius 1.708 jari-jari Matahari dengan diameter sekitar 2.375.828.000 km, UY Scuti merupakan salah satu bintang terbesar yang pernah diketahui oleh manusia karena radiusnya serta merupakan bintang Variabel dengan kecerahan maksimum sekitar 8,29 dan paling sedikit sekitar 10,56. Dengan magnidudo -6,2, UY Scuti adalah bintang yang sangat bercahaya – sekitar 340.000 lebih bercahaya dari Matahari – tetapi jaraknya (9.500 tahun cahaya) dan lokasi di wilayah langit dikaburkan oleh Bima Sakti, yang dikenal sebagai Zona Penghindaran. Bintang itu terperangkap dalam debu dan tidak memiliki bintang pendamping, yang akan memungkinkan para astronom mengukur massanya melalui interferensi gravitasi.

Baca juga: Menggantikan UY Scuti, Stephenson 2-18 Bintang Terbesar Saat ini

Ukuran UY Scuti adalah sekitar 750 juta mil, atau hampir delapan unit astronomi. Jika bintang itu ditempatkan di pusat Tata Surya, itu akan jauh melampaui orbit Jupiter, lebih dekat ke orbit Saturnus. Sebagai ilustrasi, jika Bumi seukuran bola berdiameter 20 cm (8 inci), Jupiter akan berdiameter 2,1 meter (7 kaki), Matahari akan berukuran 22 meter, dan diameter UY Scuti akan memanjang sekitar 38.000 meter (125.000 kaki). Sebuah objek hipotetis yang bergerak dengan kecepatan cahaya hanya membutuhkan waktu 14,5 detik untuk melakukan perjalanan mengelilingi Matahari, sementara itu akan memakan waktu sekitar tujuh jam untuk mengelilingi UY Scuti. Jarak UY Scuti dengan Bumi sekitar 2,9 kiloparsec atau sekitar 9.500 tahun cahaya.

Sedangkan perkiraan massa UY Scuti adalah antara 7 dan 10 massa Tata Surya atau 21 milyar kali lebih berat dari Matahari, dan bintang tersebut kehilangan massa pada laju 5,8 x 10-5 massa Matahari per tahun, menghasilkan selubung debu yang besar dan kompleks di sekitarnya. Awan gas hilang oleh bintang membentang di sekitar 400 unit astronomi.

Pada awalnya, UY Scuti pertama kali dikatalogkan oleh para astronom Jerman lada tahun 1860 di Obsevatorium Bonn yang pada saat itu sedang menyelesaikan survei mengenai bintang bintang untuk katalog Stellner Bonner Durchmusterung. Saat akan dilakukan survei kedua kalinya, ditemukan sedikit perubahan pada cahaya bintang UY Scuti, hal itu membuktikan bahwa UY Scuti merupakan bintang Variabel Semi-reguler.

Mengenal Bintang UY Scuti, Bintang Terbesar Di Alam Semesta Saat Ini
UY Scuti (Foto: Wikimedia Commons)

UY Scuti merupakan bintang Hyper Raksasa merah, yang biasanya merupakan bintang yang menua. Bintang dengan massa yang cukup besar berubah menjadi bintang Hyper raksasa merah. Mereka adalah tipe bintang terbesar yang diketahui. Mereka biasanya terbentuk ketika sebuah bintang kehabisan bahan bakar hidrogen di inti mereka dan mulai runtuh. Kulit terluar di sekitar inti menjadi cukup panas untuk memulai fusi. Cangkang kemudian mengembang, dan bintang yang sekarang lebih dingin memiliki warna merah.

*diolah dari berbagai sumber

Artikel Menarik Lainnya

LANGGANAN ARTIKEL

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini